Sabtu, 19 November 2011

Kebakaran Hutan di Riau

Fakta-fakta dari internet            :

Informasi yang saya dapatkan,


Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda wilayah Riau. Data dari BMG hasil monitoring satelit NOAA - 18 terdapat 90 titik api di Sumatera. 29 titik diantaranya berada di 4 kabupaten di Riau. Akibat kebakaran ini membuat sejumlah daerah di Pekanbaru diselimuti asap.
Kebakaran hutan seperti ini sudah merupakan bencana rutin yang tidak kunjung teratasi oleh pemerintah daerah. Baru satu minggu lalu titik api dinyatakan nihil atau padam semua, bersamaan dengan datangnya musim hujan, namun kini kembali terjadi kebakaran.
Salah satu titik api terdapat di Desa Kuala Tanduk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelelawan. Puluhan hektar hutan telah hangus terbakar dan api masih terus meluas. Data hasil monitoring satelit NOAA-18 BMG hari Rabu (11/02/09) kemarin, menyebutkan di wilayah Sumatera terdapat 90 titik api, sebanyak 29 titik diantaranya terdapat di Riau yang tersebar di 4 kabupaten kota yakni Dumai (4 titik), Pelelawan (6 titik), Bengkalis (14 titik) dan Siak (5 titik).
Akibat luasnya areal hutan yang terbakar ini hampir seluruh wilayah di Riau kini diselimuti asap tebal. Di Pekanbaru, kabut asap mulai meresahkan warga karena membuat cuaca menjadi panas. Kabut asap bahkan mulai menganggu transportasi baik darat, udara dan perairan karena terbatasnya jarak pandang yang mengakibatkan rawan terjadi kecelakaan.
Menurut Blucher Dolok Saribu, Kepala BMG Pekanbaru, kebakaran hutan terparah ada di Provinsi Riau. Ketebalan kabut asap ini sangat dipengaruhi oleh arah angin jika angin bertiup ke tenggara atau selat Malaka maka Riau harus bersiap-siap menghadapi komplain dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Gambar-gambar hutan yang terbakar,


            






Solusi:

 cara mencegah atau prefentif:

  • Kesadaran yg tinggi dari setiap masyarakat riau atau seluruh indonesia,akan melestarikan hutan yang ada di stiap daerah khususnya indonesia.
  • Menanamkan sejak dini ke bibit muda penerus bangsa,akan cinta dengan hutan dan lingkungan
 Curatif:
  • dampak pasti asap,bisa aja mengganggu sistem pernafasan.pergi ke ruumah sakit atau rumah sehat syifapunktur.
  • Selain itu bisa juga memakai masker apabila terjadi kabut asap
Rehabilitatif:
  • Apabila sudah terjadi,usahakan menanam kembali pohon" yg banyak didaerah hutan yg terbakar itu.
  • Membuat larangan atau uu ttg dilarang merusak hutan,memberi hukuman seberat mungkin
Promotif:
  • Membuat program di stiap sekolah sribu pohon
  • menanamkan rasa cinta lingkungan dari kecil

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar